Jumat, 08 Februari 2013

Movie Review: a Werewolf Boy

Posted by le rêveur femme at 09.41
Pertama kali denger Song Joong Ki ngeluarin film di akhir tahun 2012, saya sudah semangat banget buat nontonya. Sayangnya memang tidak hadir di bioskop-bioskop Indonesia. Alhasil dengna berbekal internet, saya mulai googling download film yang satu ini. Beruntung, udah banyak banget blogger-blogger yang mengupload film ini meski dengan kapasitas yang waahhh lhoo...900 mb. Walau memorinya super, tapi kepuasaan kualitas gambar yang diterima jauh lebih menggembirakan ;). Unlucky-nya adalah ternyata film ini belum ada sub-nya, eng sub, Indo sub, ngga ada. Wahh, jadinya nonton film ini cum bisa melongo. Yahh harap maklum, bahasa Korea yang saya pahami cuma Annyeonghaseyo, Kamsahamnisa, Mianeyo, Chukae, Kitarieyo, Irreona, Bogoshipoyo, Anduwe...hahahaha. Untungnya tuh Song Joong Ki di sini sama sekali ngga kebagian dialog. Otomatis cuma ngeliat aktingnya aja yang super duper keren.


bintang : 5

Review:
Cast
1. Sunni : Park Bo Yeong
2. Chulsoo : Song Joong Ki

Film dimulai dari adegan Sunni yang sudah tua renta, dengan memiliki anak dan cucu. Dia tinggal di Amerika, sepertinya. Tiba-tiba ada telephone berbunyi yang menginginkan agar nenek Sunni ini pulang ke Korea. (Adegan ini terlihat mirip Titanic dimana seorang nenek yang ditelepon oleh tim discover titanic untuk menjelaskan apa yang terjadi saat Titanic tenggelam). Akhirnya, Sunni pulang ke Korea disambut dengan Park Bo Yeong remaja, alias cucunya. (Park Bo Yeong memainkan dua peran)

Akhirnya, nenek Sunni pun mengunjungi tempat dimana dia pernah tinggal dan barulah flashback cerita Sunni remaja dimulai. 47 tahun silam.

Sunni awalnya tinggal di Seoul, namun karena kondisi badan yang harus mendapat udara segar pegunungan, maka ia dan keluarganya pindah ke pedesaan terpencil. Tetangganya cuma satu, itu pun lumayan jauh. Sunni tinggal di rumah milik seorang kaya yang sombong, egois, dan berperangai jahat (yang nantinya akan menjadi pemeran antagonis). Sehari setelah kepindahan, pada pagi hari, ketika Sunni dan ibunya sedang menjemur pakaian, tiba-tiba ada sesuatu yang bersembunyi di balik gudang rumah mereka. 

Dan ternyata, barulah Song Joong Ki, si Manusia Serigala ini muncul. Dengan penampilan compang camping, kelaperan, ngga keurus, dan ibunya Sunni menganggap Joong Ki ini adalah anak yang tersisih dari perang Korea. Alhasil diadopsilah anak tersebut yang kemudian diberi nama Chulsoo. 


Selama 30 menit setelahnya, adegan diwarnai dengan kedekatan Chulsoo dan Sunni. Banyak adegan lucu akibat tingkah konyol Chulsoo. Kan emang aslinya dia bukan manusia, ibaratnya serigala yang dipelihara di rumah. Sunni pun akhirnya tau kalau Chulsoo ini serigala saat dia nyaris dijahati oleh si antagonis itu. Si antagonis ini kan emang naksir berat sama Sunni. Nah di sinilah perkaranya dimulai.

Si antagonis yang tau kalau Chulsoo sebenarnya serigala, melaporkan ke polisi. Cuma kan polisi ngga bisa percaya kalau ngga ada bukti. Nah si antagonis ini sulit membuktikan karena Chulsoo hanya berubah kalau sedang dalam bahaya, atau dalam kasus ini sedang melindungi Sunni dari si penjahat itu. Kalau lagi ngga berubah, yaa dia jadi Song Joong Ki yang manis dan cute yang pengen di cium #eh.

Akhirnya untuk meredakan suasana, Chulsoo dikurung di dalam gudang. Tempat dahulu dia bersemayam. Dia ngga diperbolehin ketemu sama Sunni dan bermain sama adik-adik Sunni. Sebenarnya, chulsoo ini sedang diawasi oleh sang ahli dan para polisi untuk membuktikan kebenaran serigala itu. Cuma kan dibilang Chulsoo ngga bakal berubah kalau ngga kepepet.

Sunni pun kangen sama Chulsoo, kayaknya Sunni udah mulai jatuh cinta di sini. Akhirnya dia ngajak Chulsoo keluar dan bermain bersama. Ini sih emang gara-gara Sunninya yang minta maen lari-larian, Alhasil Sunni yang penyakitan, asmanya kambuh, jatuh deh. Chulsoo bingung, lari ke sana kemari mencari bantuan. Tapi ngga ada satu pun orang yang bisa diajak minta bantuan. Kayaknya pada saat kejadian semua orang lagi ke kota. Alhasil, Chulsoo menyembunyikan Sunni di hutan. Naluri binatang sepertinya.

Warga pun kalang kabut karena Sunni menghilang, apalagi pas liat gudang, Chulsoo juga ngga ada. DIcari-cari, akhirnya ketemu dengan kondisi Sunni yang pingsan dan Chulsoo yang sedang nungguin Sunni di sampingnya. Warga yang khawatir segera menangkap Chulsoo, disangkanya telah melakukan kejahatan. Chulsoo pun balik lagi ke gudang, bahkan kaki dan tangannya diborgol.

Si antagonis muncul lagi ini, dia pun bikin skenario agar Chulsoo dikambinghitamkan. Dia masuk ke gudang Chulsoo dan menyuruhnya untuk mengambil gitar di rumah tetangganya. Oia, gitar ini barang berharganya Chulsoo, karena Sunni pernah memainkan sebuah lagu didepannya dengan judul My Prince. (sekarang lagu itu udah masuk dalam tracklist hp saya ;))

Di sinilah klimaksnya. Si antagonis dengan segala cara ingin membuktikan kepada warga kalau Chulsoo ini serigala. Chulsoo pun pergi ke tetangganya dan mengobrak-abrik rumahnya. Cuma buat nyari gitar sebenarnya. Cuma karena chulsoo ini tenaganya serigala, jadi terkesan kayak lagi berbuat kejahatan. Akhirnya, ia dikepung sama polisi dan warga. Nah si antagonis ini tiba-tiba ngambil senapan yang ada di tangan polisi dan mengeluarkan pelurunya yang nyaris kena Sunni. Wahh Sunni diapa-apain Chulsoo bisa naik pitam nihh. Si antagonis ini pun memukul Sunni dan menendang-nendannya. Ya sudah, bisa ditebak, Chulsoo Berubah!! Chulsoo membunuh si antagonis.

Dengan tatapan kebingungan warga, chulsoo pun berlari dengan menggendong Sunni hingga ke hutan. Si Sunni yang udah sekarat ini dirawat sama Chulsoo. Esoknya Sunni sadar, dia ngga boleh ketawan lagi sama Chulsoo. Karena bisa-bisa warga minta chulsoo dibunuh. Nah pas adegan inilah saya mengucurkan air mata. Karena chulsoo pun nangis di sini ngga mau ditinggal. Sunni memarahi chulsoo agar jangan mengikutinya, dan dia berjanji suatu hari akan datang ke sini lagi. Sunni dan keluarga pun pindah lagi ke Seoul.

Balik lagi ke Sunni nenek. Mereka memutuskan untuk menginap di rumah lamanya semalam. Nah pas di tengah malam, Sunni memutuskan untuk ke gudang karena ada suara yang menuntunnya. Nah di sanalah ada Chulsoo yang masih ganteng dan cute rela nungguin Sunni. Chulsoo udah ngebenerin gitar yang dulu dirusak si antagonis. Dia pun ceritanya belajar gambar, menulis, dan membaca. Di adegan ini pun saya menangis. Walau ngga ngerti mereka ngomong apa, tapi pas ngeliat Sunni nangis jadi terbawa emosi.

Apalagi pas Chulsoo ngomong, Bogoshipoyo (Aku rindu padamu) wahhh....walau Sunni udah keriput tapi Chulsoo masih kangen dan ngenalin. Tapi saya rasa adegan ini cuma mimpi. 

Pas pagi harinya, mereka pun pulang. Nah dari jauh, Chulsoo asli sepertinya mengamati. Selesai

Hebatnya, film ini termasuk box office di Korea. Katanya sih penontonnya nyampe 7 juta orang. Bahkan Song Joong Ki sampe menyuruh agar tidak menonton film ini berulang-ulang. hahahhaha

0 comments:

Poskan Komentar

 

le Rêveur Femme Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea